Sabtu, 14 Juni 2014

Dasar Dasar Pemrograman Mysql(Sedikit Tentang MySql)

Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logik merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan kolom (column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa table.

Beberapa tipe data dalam MySQL yang sering dipakai:
Tipe Data Mysql
MEMBUAT DATABASE DAN TABLE

Untuk masuk ke dalam program MySQL pada prompt jalankan perintah berikut ini:
C:\> MYSQL (Enter)

Kemudian akan masuk kedalam MySQL seperti tampilan dibawah ini:
Tipe Data Mysql
Bentuk prompt “mysql>” adalah tempat menuliskan perintah-perintah MySQL. Setiap perintah SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma “;” .

Cara untuk membuat sebuah database baru adalah dengan perintah:

create database namadatabase;

Contoh:

create database privatdb;

Untuk membuka sebuah database dapat menggunakan perintah berikut ini:

use namadatabase;

Contoh:

use privatdb;

Perintah untuk membuat tabel baru adalah:

create table namatabel
(
struktur
);

Contoh:
Misalkan kita ingin menyimpan data anggota yaitu: nomor, nama, email, alamat, kota.
Sedangkan strukturnya seperti tabel dibawah ini:
Tipe Data Mysql

Perintah MySQL untuk membuat tabel seperti diatas adalah:

create table anggota(
nomor int(6) not null primary key,
nama char(40) not null,
email char(255) not null,
alamat char(80) not null,
kota char(20) not null
);

Sedangkan data yang akan diisikan dalam tabel anggota adalah sebagai berikut:
Tipe Data Mysql
Untuk memasukkan sebuah baris (record) kedalam tabel MySQL adalah sebagai berikut:

insert into namatabel values(kolom1, kolom2, kolom3,…);

Contoh:

insert into anggota values(‘1’,’Arini Nurillahi’,’arini@hotmail.com’,’Jl.Lebak Rejo 7’,’Surabaya’);

MENAMPILKAN ISI TABLE

Isi tabel dapat ditampilkan dengan menggunakan perintah SELECT, cara penulisan perintah SELECT adalah:

select kolom from namatable;
Tipe Data Mysql


Contoh:

• Untuk menampilkan kolom (field) nomor dan nama pada tabel anggota
        select nomor, nama from anggota;
• Untuk menampilkan semua kolom(field) pada tabel anggota
        select * from anggota;
• Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota yang berada pada kota ‘Surabaya’
        select * from anggota where kota=’Surabaya’;
• Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota dengan urut nama
        select * from anggota order by nama;
• Untuk menghitung jumlah record pada tabel anggota
        select count(*) from anggota;
• Untuk menampilkan kota pada tabel anggota
        select kota from anggota;
• Untuk menampilkan kota dengan tidak menampikan kota yang sama pada tabel anggota
        select distinct kota from anggota;
• Untuk menampilkan nama dan email yang mempunyai email di ‘yahoo.com’
        select nama,email from anggota where email like ‘%yahoo.com’;

MENGHAPUS RECORD

Untuk menghapus suatu record dengan kriteria tertentu digunakan perintah sebagai berikut:

delete from namatabel where kriteria;

Contoh:
• Menghapus record dari tabel anggota yang bernomor ‘3’
         delete from anggota where nomor=’3’;

MEMODIFIKASI RECORD

Untuk memodifikasi (merubah) isi record tertentu adalah dengan menggunakan perintah sebagai berikut:

     update namatabel set kolom1=nilaibaru1, kolom2=nilaibaru2 … where kriteria;
Untuk dapat menggunakan database MySQL server pada sebuah aplikasi web, terlebih dahulu kita harus membuat database pada MySQL dan dilanjutkan dengan tabel-tabel yang akan kita gunakan pada aplikasi kita. Pembuatan database dan tabel pada MySQL dapat kita lakukan dengan dua cara, yang pertama adalah dengan bantuan program pihak ketiga yang berbentuk graphical user interface dan yang kedua adalah melalui command line atau console. Pada bab ini kita akan membahas hanya penggunaan MySQL melalui console.

Pembuatan Database dan Tabel dengan SQL

Untuk dapat membuat database dan tabel pada MySQL kita harus terlebih dahulu melakukan koneksi ke MySQL menggunakan username dan password yang telah kita buat pada saat instalasi. Username untuk bab ini yang dibuat pada saat instalasi adalah root dan password-nya adalah password. Pada bab ini kita juga akan mempelajari cara membuat user pada MySQL server sehingga kita tidak akan menggunakan user root pada aplikasi kita. Perintah untuk melakukan koneksi ke MySQL server yang berada pada alamat localhost atau 127.0.0.1 adalah sebagai berikut
xxxxxxx@MyUbuntu:~$ mysql -h localhost -u root -p
Enter password:
kemudian kita akan diminta untuk memasukkan password, masukkan password yang sama yang kita gunakan pada saat instalasi diikuti dengan menekan tombol enter. Jika koneksi berhasil maka kita akan memperoleh tampilan seperti berikut
Gambar x. tampilan ketika pertama kali login ke MySQL server
Saat ini kita diberikut MySQL promt yang bisa kita gunakan untuk memasukkan perintah-perintah SQL untuk pembuatan database,tabel atau perintah lainnya seperti menampilkan, mengedit, dan menghapus data.
Perintah SQL untuk membuat database yang bernama pemrograman adalah
mysql> CREATE DATABASE IF NOT EXISTS pemrograman;
perintah IF NOT EXISTS digunakan untuk mencegah error jika database yang akan dibuat sudah pernah ada. Berikut adalah tampilan jika kita menghilangkan perintah IF NOT EXISTS pada saat pembuatan database yang sudah pernah ada.
Gambar x. tampilan error ketika membuat database dengan nama yang sudah pernah ada
setelah kita membuat database dengan nama pemrograman selanjutnya kita akan membuat tabel dengan nama users dan userdetails pada database ini. Kedua tabel ini memiliki hubungan one-to-one. Tabel users terdiri dari tiga kolom yaitu id_user, username dan password sementara untuk tabel userdetails terdiri dari lima kolom id_user, nama_depan, nama_belakang, tempat_lahir dan tanggal_lahir.
Untuk dapat membuat tabel pada database pemrograman ertama sekali kita harus menggunakan perintah
mysql> USE pemrograman;
untuk bekerja didalam database pemrograman. Sehingga semua tabel yang kita buat nantinya akan tersimpan dalam database pemrograman.
Untuk tabel userdetails tipe data AUTO_INCREMENT, nama_depan, nama_belakang dan tempat_lahir memiliki tipe data varchar atau string. Sedangkan untuk tanggal_lahir kita menggunakan tipe data date. Tabel users memiliki tipe data varchar untuk username dan password, sementara untuk id_user juga menggunakan tipe data integer dan merupakan foreign key yang mengacu ke tabel userdetails. Sehingga di sini userdetails akan menjadi tabel induk untuk tabel useers. Hal ini menyebabkan kita harus membuat tabel userdetails terlebih dahulu.
Perintah untuk membuat tabel sesuai dengan deskripsi di atas adalah sebagai berikut
CREATE TABLE IF NOT EXISTS `userdetails` (
id_user int(3) NOT NULL,
nama_depan varchar(20) NOT NULL,
nama_belakang varchar(20) NOT NULL,
tempat_lahir varchar(25) NOT NULL,
tanggal_lahir date NOT NULL,
PRIMARY KEY (id_user)
) ENGINE=InnoDB;
jika perintah yang kita ketikkan pada MySQL promt tidak mengandung kesalahan maka kita akan memperoleh tampilan sebagai berikut
Gambar x. tampilan pembuatan tabel userdetails
Kemudian kita akan membuat tabel users yang kolom id_user-nya kita hubungkan ke kolom id_user pada tabel induk, dalam hal ini ttabel userdetails. Maka perintah yang digunakan untuk membuat tabel users adalah sebagai berikut
CREATE TABLE IF NOT EXISTS users(
id_user int(3) NOT NULL,
username varchar(30) NOT NULL,
password varchar(255) NOT NULL,
FOREIGN KEY (id_user) REFERENCES userdetails(id_user)
) ENGINE=InnoDB;
kalau tidak ada kesalahan dalam pengetikan maka tampilan setelah perintah di atas diketik adalah sebagai berikut
Gambar x. Tampilan pembuatan tabel users

Memasukkan Data dalam Tabel Melalui SQL

untuk memasukkan data ke dalam sebuah tabel, kita menggunakan perintah INSERT seperti pada contoh berikut ini.
INSERT INTO <table_name>(field_name, …) VALUES(<values>, …)
kali ini kita akan mencoba memasukkan sebuah record dalam tabel userdetail dengan nama_depan=Sayed, nama_belakang=Muchallil, tempat_lahir=Lhokseumawe dan tanggal_lahir adalah 16 Juni 1987.
Maka perintah SQL untuk membuat record tersebut adalah sebagai berikut
INSERT INTO userdetails(nama_depan, nama_belakang, tempat_lahir, tanggal_lahir) VALUES(“Sayed”, “Muchallil”, “Lhokseumawe”, ’1987-06-16′);
Jika perintah di atas berhasil maka tampilannya adalah sebagai berikut.
Gambar x.
Kemudian kita akan menggunakan perintah
SELECT * FROM userdetails
untuk memastikan bahwa record yang kita masukkan sudah tersimpan dalam tabel userdetails. Jika data tersebut sudah ada maka akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar x. tampilan bahwa data yang dimasukkan sudah tersimpan
berikutnya kita kan memasukkan data ke dalam tabel users, untuk id_user=0, username=sulth4n dan password adalah password dengan perintah seperti berikut:
INSERT INTO users(id_user, username, password) VALUES(0,“sulth4n”,md5(”password”));
jika perintah di atas diketik dengan benar, maka tampilannya adalah sebagai berikut
Gambar x
Kemudian sekali lagi kita akan melihat apakah data yang sudah dimasukkan tadi sudah tersimpan dengan perintah
SELECT * FROM users;
maka tampilannya adalah sebagi berikut:
Gambar x.

Mengubah Data dengan Perintah SQL

Untuk mengubah data dari sebuah record yang tersimpan dalam tabel pada MySQL dapat menggunakan perintah UPDATE dengan diikuti SET untuk field yang nilainya mau diganti. Untuk format sintak-nya adalah sebagai berikut
UPDATE <table_name> SET <field_name>=<new_value> WHERE <field_name>=<value>
jika kita ingin mengubah data password pada tabel users menjadi newpassword dan tanggal_lahir pada tabel userdetails menjadi 1988-10-25. Maka kita harus membuat menjadi dua perintah SQL. Yang pertama adalah
UPDATE users SET password=md5(“newpassword”) WHERE id_user=0;
ketika perintah tersebut kita ketikkan dengan benar maka password akan berubah. Berikut ini adalah tampilan ketika perintah tersebut dimasukkan.
Gambar x.
Sekarang kita akan melihat apakah password sudah berubah atau belum dengan perintah
SELECT * FROM users;
Setelah melakukan perintah di atas maka kita dapat melihat bahwa perintah tersebut telah berhasil seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar x.
Kemudian untuk mengganti tanggal lahir pada tabel userdetail kita menggunakan perintah SQL berikut ini.
UPDATE userdetails SET tanggal_lahir=’1988-10-25′ WHERE id_user=0;
dan untuk melihat perubahan yang telah terjadi, kita menggunakan perintah
SELECT * FROM userdetails;
adapun tampilan untuk kedua proses di atas ditunjukkan pada gambar x dan gambar x
Gambar x
Gambar x.

Menghapus Data Menggunakan SQL

Untuk menghapus data kita menggunakan perintah DELETE FROM <table_name>, perintah ini akan menghapus sebuah record dari tabel. Sintak lengkapnya dari perintah ini adalah sebagai berikut.
DELETE FROM <nama_tabel> WHERE <nama_kolom>=<value>;
Sehingga untuk menghapus record yang memiliki username sulth4n pada tabel users, maka perintahnya adalah sebagai berikut :
DELETE FROM users WHERE username=”sulth4n”;
adapun tampilan layar untuk perintah SQL adalah sebagai berikut:
Gambar x.
Seperti biasa kita akan membuktikan bahwa proses hapus record telah berhasil kita akan menggunakan perintah
SELECT * FROM users;
sehingga kita akan memperoleh tampilan seperti berikut:
gambar x.

Pembuatan User pada MySQL

ketika pertama sekali menginstal MySQL kita hanya memiliki satu user, yaitu root. Sehingga tidak lah aman untuk menggunakan user root pada semua aplikasi kita. Untuk itu kita akan membuat user baru yang bernama user dan password-nya adalah password dan kita memberikan seluruh hak akses untuk database pemrograman. Sebagai tambahan, demi keamanan kita hanya akan mengijinkan user ini untuk mengakses database ini hanya dari localhost.
Untuk membuat sebuah user baru seperti yang kita inginkan di atas, kita menggunakan perintah sebagai berikut
GRANT ALL PRIVILEGES ON pemrograman.* TO user@localhost IDENTIFIED BY ‘password’;
dari perintah di atas dapat kita lihat bahwa user yang bernama user diberikan semua hak untuk akses database pemrograman tapi harus diakses dari localhost dan memiliki password=password.
Tampilan ketika perintah ini dieksekusi adalah sebagai berikut:
Gambar x



SELECT CASE DENGAN VB NET DAN CONTOH PROGRAMNYA



SELECT CASE DAN CONTOH PROGRAMNYA

SELECT CASE adalah salah satu bentuk perintah kondisi  dalam Qbasic selain IF THEN. Dengan konsep memberikan kemungkinan nilai variabel yang ingin dicari.
Bentuk decision yang kedua setelah if adalah case dipergunakan untuk menyeleksi kondisi dan mengujinya sama dengan fungsi IF, perbedaannya IF dapat menguji lebih dari satu variabel sedangkan Case di rekomendasikan untuk nilai dari satu variabel.


1.Buat project baru, desain sesuai yang anda inginkan
2. disini saya menggunakan listbox1,textbox,label
3. klik 2x pada form dan masukkan listing program dibawah ini:



Public Class Form1

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        ListBox1.Items.Add("Disket")
        ListBox1.Items.Add("Buku")
        ListBox1.Items.Add("Kertas")
        ListBox1.Items.Add("Pulpen")
    End Sub
4. klik 2x pada button1 dan masukkan listing program dibawah ini:
    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim harga As Integer, total As Integer
        Dim jumlah As Integer
        Dim diskon As Single
        Dim satuan As String

        If ListBox1.Text = "" Then
            MsgBox("Anda Belum Memilih barang")
            ListBox1.Items.Add(0)

        End If

        If TextBox1.Text = "" Then
            MsgBox("Anda Tidak memasukkan jumlah barang")
            TextBox1.Focus()

        End If

        Select Case ListBox1.Text
            Case "Disket"
                harga = 3500
                satuan = "Box"

            Case "Buku"
                harga = 20000
                satuan = "Lusin"
            Case "Kertas"
                harga = 25000
                satuan = "Rim"
            Case "Pulpen"
                harga = 10000
                satuan = "Pak"

        End Select

        Label3.Text = "Barang : " & ListBox1.Text
        Label4.Text = "Harga : " & Format(harga, "Currency") & "/" & satuan
        Label5.Text = "Jumlah : " & TextBox1.Text & "" & satuan
        jumlah = TextBox1.Text

        Select Case jumlah
            Case Is < 10
                diskon = 0
            Case 10 To 20
                diskon = 0.15
            Case Else
                diskon = 0.2

        End Select
        total = jumlah * (harga * (1 - diskon))
        Label6.Text = "Diskon : " & Format(diskon, "0%")
        Label7.Text = "Total Bayar : " & Format(total, "Currency")



    End Sub
End Class



Sekian programnya jadi jika kita eksekusi akan tampil seperti berikut

Hasil: